Allah menciptakan Indonesia sambil tersenyum. Misool - Raja Ampat (sesi 3)

Day 5, 10 Juni 2019. Pagi mengeksplor ecolodge dulu, karena belum sempat foto hehe. Sarapan yang selalu enak (dijamin berat badan pasti naik) dan siap-siap. Jam 08.30 berangkat trip. 

Tujuan 1 : Gua keramat. Lokasi nya agak jauh dari ecolode. Tapi sejauh-jauhnya jarak obyek wisata di Misool ini, maksimum hanya 1 jam, rata-rata hanya 30 menit. Sejam sambil melihat pemandangan yang indah, dijamin ga akan bosan. Kadang malah terkantuk karena semilir angin, tapi sayang kalau tertidur, mengingat semua hal indah yang bisa terlewatkan. 
Gua keramat, agak ke ujung, sunyi sepi, jadi membuat suasana semakin "mistis". Tapi justru karena sunyi sepi itu, alam nya masih terjaga, air bersih (dasar nya sampai kelihatan), ikan, batu karang, pohon hijau. Terdapat makam 2 orang (suami - istri) yang dulu tinggal disana dan menyebarkan syiar agama Islam. Makam itu terletak diatas batu karang. Saat ini sudah dipugar, dirapikan dan diberi pagar. Sekeliling juga sudah ada dermaga untuk merapat dan toilet. Gua full dengan air, sudah ada jembatan kayu tempat berjalan walau tidak sampai ujung. Air yang jernih sebetulnya memanggil-manggil untuk terjun dan berenang, tapi suasana mistis membuat hati terasa "gimana". Ada juga batu besar yang disebut sebagai "batu singgasana raja". Di pintu gua, di bagian atas, ada tulisan "Allah" dalam huruf Arab yang terpahat secara alami.


Lanjut ke Bukit Dapunlol (puncak Harfat). It's a must destination for everyone who comes to Misool. Ditemukan oleh Bp. Harun, dinamakan sesuai nama beliau dan istrinya : Harun - Fatimah. The best thing adalah : kami - secara tidak sengaja - bertemu dengan beliau di pelabuhan saat pulang. Nice moment.
Saat ini, jalur pendakian sudah enak, karena ada tangga kayu / trap (dibangun oleh m. Silas - motoris kami - dkk selama 4 bulan). Dulu, jalur berupa tanah dan tangga kayu yang menempel di bukit. Lama pendakian sekitar 15 menit, tergantung kekuatan masing-masing. Pastikan Anda memakai sepatu gunung / sandal gunung. Di setiap jalur, silakan menoleh ke samping, dan semua hal indah akan Anda temui, pemandangan yang luar biasa. Sampai di atas, ada 3 titik yang wajib dipakai sebagai spot foto. HATI-HATI !!! karena di ujung tebing, berupa batu karst tajam. Jangan karena take picture, Anda membahayakan jiwa.


Turun dari Harfat, kita santai dulu di gazebo nya sambil makan siang, isi energi lagi hehe. 
Lepas Dapunlol, menuju Dafalen, trekking lagi hahaha, kali ini separuh tangga, separuh tanah dan batu. Di semua area yang ahrus mendaki, ditulis : manula dan anak dibawah 12 th tidak disarankan untuk masuk. Here we go : danau love (kecil) - karena sebetulnya ada yang besar di Karawapop, tapi karena musim gelombang besar, kita tidak mungkin kesana (yahhh ... 😔)



Ada juga batu berlubang dengan bentuk love juga, eaaaa ... 💗
Kemudian spot foto di abtu odong2 dan dinding gua yang ada lukisan dari jaman prasejarah berupa telapak tangan dll.





Back to ecolodge, pengin bersantai disana aja. Sore yang sempurna adalah : memberi makan ikan, ber-kano transparan dan berenang di sekitar ecolodge.


Day 6, 11 juni 2019. Our last day at Misool, sedih 😭. Sarapan terakhir, foto-foto lagi. Berangkat ke Yellu. Jam 08.30 kapal berangkat. Good bye Misool, so sweet moment.


Btw di Yellu, kami ketemu dengan Bp. Harun dan Ibu Fatimah (ingat bukit Harfat kan?). Sungguh kebetulan yang menyenangkan.


Great thank's to : P. Edi Yansyah dan dr. Riyanti (pasangan suami istri, owner of Rajaampat ecolodge), m. Fachri our guide, m. Salis our motoris dan m. Iwan our copilot. Berharap bisa berkunjung lagi di lain kesempatan.

Perjalanan kali ini, gelombang sangat bersahabat, tenang banget. Cuma 4,5 jam sudah sampai Pelabuhan Rakyat Sorong. Sudah dijemput, menuju hotel Vega, check in dan sholat, terus pergi cari oleh-oleh. Kalau kaos lumayan mahal, minim 100 an. Souvenir gantungan kunci juga minim 10 an. Batik (motif papua) malah lumayan murah, yang biasa 40 / mt. Kopi khas merk nya "Senang". Ada keripik keladi dan roti gulung abon.
Malam jatahnya packing.
 



Komentar