Royal family

Masih "ribut" dengan royal royal an hahaha. Sebetulnya bukan hanya Royal Family, SEMUA family di dunia pasti punya masalah masing-masing. Lalu kenapa yang ini menarik perhatian, karena mereka keluarga terpandang, jadi sorotan, dan perilaku / kebijakan mereka bisa sangat mempengaruhi orang banyak.

PERNIKAHAN
Sudah saya tulis di postingan sebelumnya, bibit bebet bobot menjadi hal penting. Salah pilih pasangan, efeknya bisa panjang. Seperti Pangeran Edward (King Edward VIII) yang rela turun tahta karena menikah dengan janda (3x) dari Amerika Serikat. Pangeran Charles menikah dengan Camilla, yang sampai saat ini tidak disukai oleh rakyat Inggris. Pada generasi sebelumnya, pernikaha ningrat bisa dipastikan dengan ningrat juga, untuk menjaga keturunan dan dianggap mereka lebih bisa memahami peraturan yang ada dalam lingkungan kerajaan. Tapi generasi saat ini, hampir semua menikah dengan "rakyat biasa" (Belanda, Spanyol, Swedia, Inggris, Jordania, Denmark, Norwegia, Jepang, dll). Dalam keluarga kita pun, pernikahan yang penuh dengan restu dari banyak pihak, akan lebih mulus jalannya, ketimbang yang penuh dengan gejolak dan lika liku. 

SUKSESI
Beberapa kerajaan sudah mulai melakukan regenerasi - walau raja / ratu yang berkuasa belum meninggal, tapi karena mereka sudah mulai uzur : Jepang (in process, rencana tahun ini), Spanyol, Belanda, Jordania (karena King Hussein meninggal). Queen Elizabeth II menurut saya rodo galau : harusnya sih selanjutnya ke Pangeran Charles, tapi track record nya agak ga baik, plus kehadiran Camilla yang tidak disukai rakyat. Tapi kalau langsung ke Pangeran William, maybe too young and belum siap plus bagaimana Charles nya? Repot juga kan? Seperti halnya suksesi di keluarga pengusaha, mencari yang pas tidak sekedar dengan ketentuan "anak sulung" karena banyak hal yang harus dipertimbangkan. 

ANAK
Beberapa negara tidak terlalu kaku dengan gender, ketentuan pewaris tahta adalah anak sulung - entah laki atau perempuan. Tapi beberapa negara masih menetapkan : harus anak laki-laki. Itu sebabnya para istri menjadi penuh tekanan karena harus melahirkan anak laki-laki - seperti Masako Owada yang "tidak berhasil" melahirkan anak laki-laki. Padahal jaman sekarang, girl power itu luar biasa hahahaha. Bagi kita, keluarga besar kadang nyinyir juga, masih single ditanya kapan nikah, sudah menikah ditanya kapan punya anak dst. Padahal mereka juga tahu, jodoh dan anak adalah kuasa Allah. 

WARISAN
Mungkin sudah ada aturan di kerajaan, karena melekat pada penguasa. Untuk kita, beberapa terjadi keributan terkait warisan. Hal sensitif yang sering nya berujung pada perpecahan. Lha wong harta itu cuma titipan kok jadi rebutan. Tapi namanya uang selalu menggiurkan bukan? hehe

Jadi point pentingnya sebetulnya adalah :
1. Keluarga adalah hal yang paling penting
2. Yang harus dilakukan adalah menjaga agar ikatan keluarga itu selalu rukun, kuat dan bersatu. Agar ketika ada masalah apapun, bisa dipecahkan bersama dan dihadapi bersama. Tidak semua bisa sama, mungkin ada yang menyumbang tenaga atau pikiran atau dana, tidak masalah, yang penting kebersamaan.

Happy family

Komentar