Karimunjawa, beautiful island

Kalau diminta untuk mendeskripsikan Kepulauan Karimunjawa, hanya ada satu kata : CANTIK.
Mungkin itupun belum cukup untuk menggambarkannya secara keseluruhan, karena sebetulnya : LUAR BIASA CANTIK. 

Karimunjawa, 83 km utara Jepara, gugusan 27 pulau, tapi hanya 5 pulau yang berpenghuni, merupakan cagar alam atau nama resminya adalah Taman Nasional Karimunjawa, diresmikan sejak tahun 2001.

Kami sekeluarga sudah ingin berkunjung kesana sejak lama (tahun lalu), tapi terhalang seat kapal penuh, kendala cuaca (perairan Karimunjawa tutup pada bulan November - Januari, karena ombak tinggi), kendala waktu, kendala pekerjaan dll.
Akhirnya kami mempersiapkannya jauh-jauh hari, hampir 6 bulan sebelumnya, untuk mengatur waktu dan perjalanan (booking travel biro, dll). Kami mengambil paket 2 hari 1 malam, berangkat sabtu, pulang minggu. (jika anda ingin kesana, harap benar-benar memperhatikan jadwal kapal, karena tidak setiap hari ada). Ada banyak paket yang ditawarkan, jadi anda harus studi dan riset berbagai penawaran, membandingkannya, agar tidak kecewa.
Paket saya senilai 1,2 meliputi tiket kapal Cepat Bahari / Cantika pp Jepara - Karimunjawa - Jepara, hotel Escape (beda hotel / homestay akan mengakibatkan beda harga paket), makan selama di Karimunjawa, transportasi (darat dan laut), alat-alat (snorkeling, P3K, life jacket, dll), guide, tiket masuk obyek wisata, under water photo (dan sejuta kenangan yang priceless).

Sebelum berangkat, aku sudah ketir-ketir karena Solo hujan, sementara harusnya sudah musim panas, efeknya ke cuaca dan perairan, wah sangat mengkhawatirkan. Belum lagi kecapekan jadi anget badannya, pusing dan kaki sakit. Mbak Diah juga panas. Waduh ... kok jadi begini? Tapi untung hari Jum'at sudah mendingan. Cuaca juga cerah. Alhamdulillah. 

Mulai cerita perjalanan ya. Kami berangkat ber-12, semuanya keluarga. Solo - Jepara kami menyewa elf kapasitas 15 orang untuk antar dan jemput. Sabtu, 25 Mei 2013, jam 03.30 dari rumah, perjalanan 5 jam menuju Jepara. Berhenti untuk sholat subuh dan sarapan. Perjalanan cukup "menyiksa" karena kondisi jalan yang amburadul. Tapi karena masih bersemangat, plus ngantuk karena berangkat pagi-pagi, jadi ya ... agak "terlupakan" lah. Sampai Jepara jam 08.30, makan dulu dekat pelabuhan. Masuk pelabuhan jam 09.45, ketemu dengan m. Dani, orang travel biro di Jepara, untuk memberikan tiket dan beberapa pengarahan. Nanti di Karimun, ganti orang lagi ternyata. Aku sengaja pake baju yang ngejreng (kaos kuning , ada sulaman nama "Dian"dan celana merah), jadi ketika ketemu contact person yang diperlukan, ciri-cirinya gampang. Plus ransel hijau, hahaha kaya traffic light.

Dari Jepara ada 2 kapal, kapal ferry Muria, dengan masa penyeberangan 6 jam, dan kapal cepat Bahari / Cantika, dengan masa penyeberangan 2 jam. Kami naik kapal cepat Cantika. Kapalnya bagus, tempat duduknya enak, ada televisi-nya, dingin (malah kedinginan), dapat snack juga. Perjalanan 2 jam tidak terasa panjang, untung juga aku bawa novel, jadi walau ga bisa tidur, ada kegiatan yang mengasyikkan.





(sori, fotonya pas pulang, jadi kostum-nya beda, hehe)


Berangkat dari Jepara jam 11.00, sampai Karimunjawa jam 13.00, turun ke pelabuhan, mata langsung disambut dengan air laut yang super bersih, sehingga dasar laut/pantai kelihatan dengan jelas. Keindahan yang pertama. Cuaca cerah menyambut kami yang bersemangat dengan acara liburan ini. Sudah disambut oleh driver yang menjemput, naik 2 carry, menuju hotel Escape. Hotel nya dekat banget, cuma huruf U dari pelabuhan. Di hotel, sudah disambut oleh crew yang ada, pembagian kamar. Sholat dhuhur, makan siang (menu sea food), persiapan, kemudian dijemput lagi oleh mobil, menuju pelabuhan nelayan.





(suasana pagi di hotel Escape, halamannya berbatasan langsung dengan pantai, tenang dan damai)




(halaman kebun hotel Escape, luas, benar-benar tempat yang tepat untuk menyepi dan menenangkan diri)


Trip 1 menuju Pulau Cemara sekitar 30 menit perjalanan. Kami naik kapal nelayan. Sebelumnya pasti harus memakai jaket pelampung untuk keamanan. Dipimpin m. Gogik, tour leader kami, kita berdoa dulu agar semua berjalan baik dan lancar. Sungguh perjalanan yang menenangkan hati, awan biru, air laut yang jernih, angin laut yang segar, di kejauhan adalah kehijauan dari pulau-pulau yang ada, sempurna ...

 
Sampai pulau Cemara, snorkeling !!! Aku belum pernah, jadi harus training singkat dulu. Masker bagian mata dan hidung harus tertutup rapat, tidak boleh ada sehelai rambut-pun yang masuk, karena akan mengakibatkan air laut masuk ke mata. Bagian mulut harus digigit dan di-pas-kan agar nyaman dipakai. Pertama kali pasti tidak nyaman, karena merasa aneh, tapi harus dibiasakan. Belajar bernafas pakai mulut. Terjun bebas ke laut, dengan jaket pelampung, jadi tidak bakal tenggelam. Walau bisa berenang, tapi karena di laut plus alat snorkeling yang belum terbiasa, terus terang agak tidak pe de juga, agak panik, gelagepan. Tapi melihat terumbu karang yang indah itu, sayang kalau kita tidak nyebur.


Selepas snorkeling di Pulau Cemara, kita menuju Tanjung Gelam, pantai yang eksotik dengan pasir putih bersih yang luar biasa. Berfoto ria, bermain pasir, menanti sunset yang sayangnya tertutup awan.
Sampai jam 17.30 kemudian kita kembali ke hotel.


Malam kita berkunjung ke pasar souvenir. Yang dijual berupa kaos, gantungan kunci, asbak, jam pasir, ikan asin, kerupuk ikan, dll. Sedang di alun-alun untuk wisata kuliner, ikan bakar dll.
Karimunjawa secara umum kehidupannya sangat sederhana, belum ada listrik, mereka pakai solar untuk di rumah, untuk di lampu jalan pakai colar cell. Jadi di rumah, lampu menyala jam 17.00 - 08.00, selain itu tidak ada listrik.
Setingkat kecamatan, kehidupan masyarakat juga sederhana. Banyak mobil sewaan, karena tidak ada angkutan umum. Juga beberapa motor. Ada banyak hotel / homestay. Kalau resort rasanya terlalu mahal ya.

Trip hari ke-2 after breakfast, menuju Pulau Menjangan kecil untuk snorkeling lagi. Hari ini sudah lebih pe de dengan peralatan snorkeling. Berenang bersama ikan-ikan kecil adalah moment yang tak terkatakan. Begitu indah. Sambil memberi makan ikan dengan roti, speechless. Sama mas Gogik kemudian diajak berenang agak jauh untuk melihat terumbu karang, huaaaaa .... indah nyaaaaaa .... Surga dunia deh .... Best romantic moment ever in my life.
Cukup lama bermain air, sambil berfoto ria. Tapi foto nya kalau tidak menyelam kayanya kurang dramatis deh, haha. Akhirnya lepas pelampung, tahan nafas, didorong crew yang lain, menyelam dekat terumbu karang demi sebuah foto, hahaha.








Kemudian ke Pulau Menjangan Besar tempat penangkaran hiu. Berenang bersama baby shark? siapa takut, hiu nya vegetarian kok haha. Turun kolam dengan perlahan-lahan, karena cukup dalam juga. Akhirnya dijagain sama mas Gogik, jadi aman juga deh. Tapi dipesan untuk tidak membuat gerakan yang tiba-tiba mengagetkan, bagaimanapun hiu kan carnivora.
Selain berenang dengan hiu, di situ kita main doughnut boat dan banana boat. Pokoke semua harus dicoba biar lengkap, kan sudah bayar mahal-mahal, hehe.
Seru habis ...












Harus kembali ke hotel lagi, mandi, bersiap-siap, makan siang, sholat, karena jam 13 harus sudah ke pelabuhan lagi. Jam 14 kapal berangkat.
Aduuuuhhh ... rasanya 2 hari masih kurang deh, masih banyak yang belum dijelajah, masih banyak keindahan yang bisa dilihat. Untuk yang akan kesana, saran saya minimal ambil paket yang 3 hari 2 malam.
Untuk yang suka outdoor activity, untuk para pecinta alam, untuk yang suka laut, untuk yang suka berenang, you have to be there guys, IT'S A MUST.
Subhanallah ciptaan Allah yang luar biasa indah, sungguh kekayaan yang tidak terbeli dengan apapun, kenangan indah yang akan selalu terkenang.


Karimunjawa ... i will come again ... someday ... love you ...

Komentar