Salah satu cara kami untuk menjalin keakraban dan hubungan baik adalah dengan "Touring" alias tour beriring (kata teman-teman). Definisi touring adalah pergi ke suatu tempat, untuk refreshing dan keakraban, dengan mengendarai sepeda motor dalam posisi beriringan. Lokasi tujuan kita tentukan bersama, juga pendanaan-nya (biasanya sih banyak sponsor, berupa makan pagi atau snack, alias ilmu memanfaatkan orang). Touring pertama, ke Waduk Kedung Ombo. Touring kedua, ke Ketep, Selo, Boyolali.
Minggu, 20-11-2011 kemarin, kami mengadakan touring ke Pacitan. Titik kumpul di rumah p. Abjad, jam 06.00 untuk sarapan dulu, nasi gudangan + ikan asin, mak nyuss tenan, apalagi cap ratu alias gratis (hehe). Berangkat jam 06.45 dengan total 18 motor, 28 peserta. Briefing awal, untuk bagi tugas antara team leader, petugas di tengah dan penyisir. Semua motor diberi pita warna fuscia dan bendera merah putih. Tidak boleh saling menyalip teman. Selalu diawali dengan doa, demi keselamatan dan kelancaran di perjalanan.
Route awal menuju Wonogiri, menikmati alam yang hijau dan udara yang segar, ke Batu di rumah mertua Barli, sampai disana jam 08.45. Istirahat, meluruskan kaki dan sejenak minum hangat dan snack tempe benguk. Hmmm ...
Selanjutnya menuju Goa Gong di Pacitan, sampai disana jam 10.00 (berangkat dari Batu jam 09.15). Menikmati indahnya ciptaan Allah, batu-batu yang terjulur, tercipta dari tetesan air berpuluh atau beratus tahun, dengan pahatan yang indah. Diluar banyak penjual batu akik beraneka warna serta bentuk. Hayo ... p. Budi silakan menambah koleksi untuk bulan Sura (hehe).
Selepas dari Gua Gong, menuju pantai Klayar, dengan route yang asyik, seperti roller coaster, jalannya sempit, naik turun cukup tajam, plus tikungan-tikungan mesra, sippp tenan ... Sampai Klayar jam 12.00, disambut hembusan angin pantai yang menyegarkan, air laut berwarna hijau yang menyejukkan mata, batu karang yang berdiri dengan tegar ditengah hempasan ombak yang tinggi. Memang luar biasa semua karunia Allah. Itulah mengapa kita dianjurkan untuk bisa belajar dari alam semesta.
Menikmati pantai sambil makan siang dibawah pohon, haiyah ... mana ada yang lebih asyik dari ini? Kecuali memang agak panas sih hehehehe.
Foto bersama jangan lupa, untuk memenuhi kebutuhan para narcissa.
Jam 13 kita cabut, lewat jalan lain yang tidak kalah asyiknya, beriringan di tepi sawah, motor mengular berbaris satu-satu. Sampai Praci jam 14.30 disambut hujan, tapi kita sudah siap dengan seragam jas hujan, so ... perjalanan tetap lanjut. Sampai rumah jam 16.00, lumayan pegal dan kaku. Langsung mandi keramas pakai air hangat, wah ... lumayan banget.
Friends, thank's for this moment. Kita rencanakan untuk touring berikut. (pada usul ke Dieng sih).

Komentar
Posting Komentar