Sholat

Mungkin menjalankan ibadah sholat memang berat ya, melihat kenyataan bahwa masih banyak orang yang tidak menjalankannya. Ataukah harus berdasarkan hidayah dari Allah untuk bisa sholat?. Atau harus meunggu disentil dulu dari Allah dengan cobaan atau ujian, baru mau sholat? Tak tahulah.
Tapi guys, sholat adalah satu-satunya ibadah yang wajib dan tidak bisa ditinggalkan, juga tidak bisa diganti dengan jenis ibadah yang lain, tidak bisa diwakilkan dan dibayar dengan semua jenis denda. Sholat juga merupakan hal pertama yang akan dihisab ketika kita di akhirat kelak.
Coba bandingkan dengan rukun Islam yang lain (kecuali membaca syahadat, karena itu merupakan kunci untuk masuk ke pintu Islam). Puasa, khusus di bulan Ramadhan kita memang wajib menjalankan ibadah puasa, tapi tetap ada catatan : Bagi yang mampu melaksanakan. Untuk perempuan yang sedang datang bulan, tidak wajib puasa. Untuk yang sakit atau kondisi lemah, tidak wajib puasa. Dan jika tidak mejalankan puasa di bulan Ramadhan, kita bisa menggantinya dengan puasa di bulan lain, atau yang benar-benar tidak mampu, bisa mengganti dengan membayar fidyah. Zakat, kita wajib mengeluarkan zakat sebesar 2,5% (zakat mal) atau juga zakat fitrah, tapi itupun dengan catatan : jika memenuhi "perhitungan yang telah ditentukan" (nishob) alias juga bagi yang mampu. Kalau tidak punya materi, senyum-pun bisa menjadi "alat pembayaran" (dalam kaitannya dengan zakat infaq shodaqoh). Kalau tidak mampu zakat, justru akan diberikan zakat oleh badan Amil. Haji, wajib dilaksanakan tapi dengan catatan : Bagi yang mampu melaksanakan, baik dari segi materi, fisik dan mental.Kalau tidak bisa, bisa di-haji-kan orang lain.
Jadi semua rukun Islam yang lain, selalu ada catatan : bagi yang mampu melaksanakan. Tapi tidak untuk Sholat. Tidak ada alasan untuk tidak sholat. Jika kita tidak mampu berdiri, sholat dengan duduk. Jika tidak mampu duduk, bisa dengan berbaring. Jika berbaring tapi tidak bisa menggerakkan anggota tubuh, bisa dengan isyarat. Jika tidak ada air untuk berwudhu, bisa dengan tayamum. Kalau musafir, bisa di-jama'.
So ... my brother and my sister, sholat-lah sebelum kamu di-sholat-kan.

Komentar