Bulan Mei aku ga nulis blas, lagi error disamping sedang tidak ada ide juga sih. Tapi kebumpetan itu karena error tadi hehe. Beberapa kegagalan, beberapa masalah. Sepertinya hal umum yang terjadi pada setiap orang. Yang membedakan adalah penyebab dan bagaimana kita introspeksi serta mengambil hikmahnya. Nek ta pikir-pikir (hehe, gaya bahasanya siapa ya - pelawak - ... kok jadi lupa), penyebab utama permasalahan adalah karena aku terlalu bangga diri alias ujub.
Kalau dulu terlalu minder, kemudian membangkitkan diri dengan rasa bangga, tapi mungkin kebablasen, sehingga virus itu datang dan menyebar dengan pelan-pelan, kaya bahaya laten aja. Ujub memang penyakit yang tidak kelihatan penyebarannya, sampai akhirnya kejeblos baru tahu rasa hahaha ...
Alhamdulillah bahwa Allah masih sayang, karena Beliau memberi peringatan dengan masalah dan kegagalan. Lha kalau Allah tidak sayang dan aku dibiarkan kejeblos semakin dalam, apa ga makin senep?. Untung juga segera sadar dan mencoba memperbaiki diri. Step by step, terus mengingatkan diri sendiri.
Better memang better ...
Kalau dulu terlalu minder, kemudian membangkitkan diri dengan rasa bangga, tapi mungkin kebablasen, sehingga virus itu datang dan menyebar dengan pelan-pelan, kaya bahaya laten aja. Ujub memang penyakit yang tidak kelihatan penyebarannya, sampai akhirnya kejeblos baru tahu rasa hahaha ...
Alhamdulillah bahwa Allah masih sayang, karena Beliau memberi peringatan dengan masalah dan kegagalan. Lha kalau Allah tidak sayang dan aku dibiarkan kejeblos semakin dalam, apa ga makin senep?. Untung juga segera sadar dan mencoba memperbaiki diri. Step by step, terus mengingatkan diri sendiri.
Better memang better ...
Komentar
Posting Komentar