Umur selalu berkaitan dengan konsep waktu. Orang tua bilang, hidup di dunia hanya mampir minum (mampir ngombe, bhs jawa). Kenapa? Karena waktu hidup kita sangat singkat, seolah hanya mampir saja, karena kita tidak boleh lupa, bahwa kehidupan kekal menanti kita di akhirat.
Coba perhatikan : hidup di alam rahim ibu, hanya 9 bulan. Usia rata-rata hidup manusia di alam dunia hanya 60 - 70 tahun. Masa tunggu di alam kubur, tidak bisa diprediksi dengan jelas, karena nenek moyang kita (mbah buyut, mbah canggah, mbah gantung siwur, dan mbah-mbah yang lain) sudah di alam kubur mungkin sudah ratusan tahun, lebih lama dari masa hidupnya. Dan terakhir, tujuan akhir kita, sesuatu yang abadi, adalah kampung akhirat kita, dimana kita semua akan kembali dan kekal selamanya. Di Al Qur'an disebut, konsep waktu di akhirat sangat berbeda dengan di dunia, dengan perbandingan 1 hari di akhirat = 1000 tahun di dunia. Iya kalau kita di surga, senang senang aja. Lha kalau kita kecemplung di neraka? cuma 1 hari aja sudah 1000 tahun ukuran kita di dunia. Mana tahaaaan .... Naudzubillah.
Pertanyaan selanjutnya, waktu yang sangat sangat singkat hidup di dunia ini, akan kita isi dengan apa?
Berfoya-foya ... bisa, bersenang-senang ... bisa, berhura-hura ... sangat bisa.
Semua kembali kepada pilihan kita, akan diisi dengan sesuatu yang bermanfaat atau hanya membuang-buang waktu saja, silakan.
Semoga hamba Engkau beri umur panjang yang bermanfaat. Selalu dalam perlindungan-Mu, mohon petunjuk dan bimbingan-Mu agar selalu lurus dijalan-Mu. Ya Allah, ampuni dosa-dosa hamba. Berilah kami kebaikan dan kebahagiaan dunia akhirat. Amin.
Happy birthday to my father and me.
Coba perhatikan : hidup di alam rahim ibu, hanya 9 bulan. Usia rata-rata hidup manusia di alam dunia hanya 60 - 70 tahun. Masa tunggu di alam kubur, tidak bisa diprediksi dengan jelas, karena nenek moyang kita (mbah buyut, mbah canggah, mbah gantung siwur, dan mbah-mbah yang lain) sudah di alam kubur mungkin sudah ratusan tahun, lebih lama dari masa hidupnya. Dan terakhir, tujuan akhir kita, sesuatu yang abadi, adalah kampung akhirat kita, dimana kita semua akan kembali dan kekal selamanya. Di Al Qur'an disebut, konsep waktu di akhirat sangat berbeda dengan di dunia, dengan perbandingan 1 hari di akhirat = 1000 tahun di dunia. Iya kalau kita di surga, senang senang aja. Lha kalau kita kecemplung di neraka? cuma 1 hari aja sudah 1000 tahun ukuran kita di dunia. Mana tahaaaan .... Naudzubillah.
Pertanyaan selanjutnya, waktu yang sangat sangat singkat hidup di dunia ini, akan kita isi dengan apa?
Berfoya-foya ... bisa, bersenang-senang ... bisa, berhura-hura ... sangat bisa.
Semua kembali kepada pilihan kita, akan diisi dengan sesuatu yang bermanfaat atau hanya membuang-buang waktu saja, silakan.
Semoga hamba Engkau beri umur panjang yang bermanfaat. Selalu dalam perlindungan-Mu, mohon petunjuk dan bimbingan-Mu agar selalu lurus dijalan-Mu. Ya Allah, ampuni dosa-dosa hamba. Berilah kami kebaikan dan kebahagiaan dunia akhirat. Amin.
Happy birthday to my father and me.
Komentar
Posting Komentar