Korupsi Rp. 1,- dengan korupsi Rp. 1 M, rasanya julukannya sama-sama koruptor. Maling ayam atau maling saham julukannya juga sama-sama maling. Tidak berarti bahwa kesalahan kecil boleh dilakukan karena seolah-olah tidak berefek besar (alah ... cuma segitu aja lho, ambil dikit kan ga papa). Jadi koruptor ya koruptor, maling ya maling.
So ... pernahkah saya korupsi? Jawaban jujur adalah : pernah.
Korupsi waktu (ngobrol di jam kerja), korupsi telephone (telephone dinas untuk pribadi), korupsi kertas (nge-print kebutuhan pribadi dengan kertas kantor), dll.
Saya sendiri berpikir, semua orang menghujat Gayus, tapi kalo misal didepan mata saya ada 25 M, apakah akan saya ambil atau tidak? 25 M gitu loh !!!. Yang membedakan keputusan untuk mengambil atau tidak adalah tingkat keimanan seseorang. Jadi karena hal itu belum terjadi pada saya, maka tingkat keimanan saya juga belum teruji, betul ga?
Rasanya semua orang butuh uang kan, sedikit atau banyak itu relatif, tapi kalau bisa dapat banyak ya kenapa tidak. Makan, rumah, mobil, kesehatan, alat komunikasi, biaya sekolah, semua harus dibeli dengan uang, tidak bisa dengan daun (hehe). Belum lagi kalo menghadapi cobaan dimana ada anggota keluarga yang sakit berat sementara biaya pengobatan sangat tinggi. Banyak godaan dan ujian yang ada.
Memang harus kembali kepada nilai diri, kejujuran, integritas diri, keimanan seseorang.
Semoga kita semua tetap diingatkan oleh Allah SWT untuk selalu dijalan yang lurus. Amin.
So ... pernahkah saya korupsi? Jawaban jujur adalah : pernah.
Korupsi waktu (ngobrol di jam kerja), korupsi telephone (telephone dinas untuk pribadi), korupsi kertas (nge-print kebutuhan pribadi dengan kertas kantor), dll.
Saya sendiri berpikir, semua orang menghujat Gayus, tapi kalo misal didepan mata saya ada 25 M, apakah akan saya ambil atau tidak? 25 M gitu loh !!!. Yang membedakan keputusan untuk mengambil atau tidak adalah tingkat keimanan seseorang. Jadi karena hal itu belum terjadi pada saya, maka tingkat keimanan saya juga belum teruji, betul ga?
Rasanya semua orang butuh uang kan, sedikit atau banyak itu relatif, tapi kalau bisa dapat banyak ya kenapa tidak. Makan, rumah, mobil, kesehatan, alat komunikasi, biaya sekolah, semua harus dibeli dengan uang, tidak bisa dengan daun (hehe). Belum lagi kalo menghadapi cobaan dimana ada anggota keluarga yang sakit berat sementara biaya pengobatan sangat tinggi. Banyak godaan dan ujian yang ada.
Memang harus kembali kepada nilai diri, kejujuran, integritas diri, keimanan seseorang.
Semoga kita semua tetap diingatkan oleh Allah SWT untuk selalu dijalan yang lurus. Amin.
Komentar
Posting Komentar