Seringkali kita merasa, bahwa apa yang ada pada diri kita - baik fisik (tubuh), non fisik (jabatan, gelar, status, dll), materi (rumah, mobil, uang, dll), orang2 yang kita cintai (ortu, pasangan, anak, sahabat, dll) - adalah milik kita. Kita lupa sepenuhnya bahwa itu semua milik ALLAH, merupakan amanah, titipan yang harus dijaga dengan baik. Karena merasa memiliki, ketika sudah terbiasa ada, seolah-olah semua hanya menjadi inventaris belaka, tidak menghargai, meremehkan atau menganggapnya biasa2 saja. Seringkali pula, kita baru akan menghargai ketika sesuatu itu akan atau sudah pergi / hilang.
Disadarkan dari seorang teman yang terancam kebutaan akibat diabetes yang dideritanya (saat ini kondisi penglihatannya kabur). Dia berkata, seolah rela menukar semua harta dunia yang dimiliki, asal matanya bisa berfungsi seperti semula.
Bude saya pernah berkata, "Masalah-nya adalah tidak ada toko yang menjual onderdil tubuh" (dengan bercanda, ketika kondisi fisik mulai menua dan mulai berkurang fungsi-nya).
Ketika semua masih dengan gratis diberikan Allah pada kita, kita menyia-nyiakannya. Ketika kita berurusan dengan dokter, baru terasa, betapa untuk hal yang sederhana saja, bisa berjuta-juta uang yang dikeluarkan (karena tidak ada yang jual spare part itu tadi).
So ... mengatakan sesuatu yang baik memang lebih mudah daripada menjalankannya. Tapi semoga kita semua selalu diingatkan untuk bisa bersyukur atas semua nikmat karunia yang telah Allah berikan, sehingga kita bisa menjaga-nya dengan baik dan bisa ikhlas jika suatu hari "Yang Punya" menghendakinya.
Always positive thinking in everything ...
Disadarkan dari seorang teman yang terancam kebutaan akibat diabetes yang dideritanya (saat ini kondisi penglihatannya kabur). Dia berkata, seolah rela menukar semua harta dunia yang dimiliki, asal matanya bisa berfungsi seperti semula.
Bude saya pernah berkata, "Masalah-nya adalah tidak ada toko yang menjual onderdil tubuh" (dengan bercanda, ketika kondisi fisik mulai menua dan mulai berkurang fungsi-nya).
Ketika semua masih dengan gratis diberikan Allah pada kita, kita menyia-nyiakannya. Ketika kita berurusan dengan dokter, baru terasa, betapa untuk hal yang sederhana saja, bisa berjuta-juta uang yang dikeluarkan (karena tidak ada yang jual spare part itu tadi).
So ... mengatakan sesuatu yang baik memang lebih mudah daripada menjalankannya. Tapi semoga kita semua selalu diingatkan untuk bisa bersyukur atas semua nikmat karunia yang telah Allah berikan, sehingga kita bisa menjaga-nya dengan baik dan bisa ikhlas jika suatu hari "Yang Punya" menghendakinya.
Always positive thinking in everything ...
Komentar
Posting Komentar